CINTA PESONA ATAU CINTA DEWASA ?

Sepasang insan muda saling mencintai. Cinta mereka seperti orang mabuk kepayang. Di rumah mahupun di jalan, pagi mahupun petang, si dia terus terbayang. :)

Sepasang suami-isteri yang sudah beberapa puluh tahun menikah pun saling mencintai. Tetapi apakah suami-isteri ini mabuk cinta seperti muda-mudi tadi? Jelas, TIDAK!

Cinta dapat dibedakan menjadi dua macam. Pada contoh muda-mudi itu, cinta masih  merupakan cinta pesona. Pada taraf ini cinta terutama bersifat emosional dan naluriah.

Sebaliknya, pada contoh suami-isteri itu, cinta telah berkembang menjadi kasih setia yang matang. Pada taraf ini cinta telah berkembang menjadi rasional.

Jadi kesimpulan daripada pernyataan ini adalah:

“JANGAN BIARKAN CINTA MEMBAWA HATI, AKAN TETAPI BIARLAH HATI MEMBAWA CINTA..”

Jika cinta itu ikhlas atas dasar perasaan, biarlah ia bersemai subur sepanjang zaman. :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Tentang Penulis

"Tiada Kalam Yang Lebih Sesuai Untuk Dilafazkan Di Sini, Selain Daripada Syukur Tidak Terhingga Kepada Allah Yang Maha Pengasih, Yang Memberi Kesempatan Untuk Kami Menghasilkan Blog Cinta Yang Difikirkan Amat Bermanfaat Buat Para Ikhwan dan Ikhwanah.."

» Lihat semua kiriman yang dibuat oleh

« Artikel Sebelum Ini

6 Komen Telah Pun Ditulis Buat Masa Ini

  • Posting yang bermanfaat, trim

  • teruskan menulis blog ni.. artikel yg manfaat.. tahniah dari mediaserius.com :)

  • kata2 yg menarik..

  • kata2 yg menarik..dan sgt bemanfaat utk semua..

  • bnyak hal baru yg ku plajari

  • [...] itu indah, hati seseorang Muslim akan lapang, terasa terbang, tidak ada beban penilaian-penilaian, dan pengakuan-pengakuan, dan kesibukan membenarkan segala macam topeng, baik topeng batman dan [...]

  1. [...] itu indah, hati seseorang Muslim akan lapang, terasa terbang, tidak ada beban penilaian-penilaian, dan pengakuan-pengakuan, dan kesibukan membenarkan segala macam topeng, baik topeng batman dan [...]